Belakangan ini masyarakat dunia ramai membicarakan peristiwa yang terkait dengan isu rasisme. Tidak hanya di benua Eropa saja, di Indonesia pun perilaku rasis ada dimana-mana. Tengok saja ras Tionghoa yang kerap kali menjadi bulan-bulanan ketika terjadi kericuhan di negeri kita tercinta ini. Atau, warga Papua yang sering mengalami diskrimasi karena warna kulitnya yang berbeda. 


Taukah kalian apa rasisme ini? Atau pernahkah kalian mendengarnya? Rasis adalah suatu paham yang merasa ras diri sendiri merupakan ras yang paling tinggi daripada ras lainnya. 


Sadarkah kalian dalam beberapa dekade terakhir kasus rasis di Indonesia semakin parah? Berbagai bentuk rasis sering terjadi di sekitar kita salah satunya yang paling menonjol adalah kasus perbedaan warna kulit. Kasus rasisme bisa dirasakan siapa saja dalam berbagai aspek kehidupan. 


Hal ini juga yang dirasakan oleh beberapa public figure di berbagai platform digital. Salah satunya dirasakan oleh Olvah beberapa waktu ini. Pada awal karirnya, Olvah Alhamid sudah mengalami diskriminasi atau rasisme. Hal ini dikarenakan warna kulitnya yang dianggap kurang putih. 


Menyedikan. Padahal Indonesia sendiri terdiri dari banyak sekali suku dan budaya. Maka penting bagi kita, untuk menumbuhkan nilai-nilai bagaimana perbedaan. Bahwa berbeda itu biasa. 


Agar peristiwa itu tidak terjadi lagi, perlu adanya edukasi dan pemahaman sejak dini. Pemahaman atau edukasi bisa di mulai dari yang paling sederhana contohnya menghargai perbedaan SARA dan menumbuhkan pemahaman bahwa Tuhan menciptakan mahkluknya berbeda beda agar hidup berdampingan. 


Terkadang kita tidak menyadari bahwa tindakan atau perkataan kita sudah termasuk tindakan rasisme, untuk itu sebaiknya kita harus memahami cara untuk menghindari sikap rasis. 


Cara untuk menghindarinya antara lain :

a. Melihat segala hal dari sudut pandang orang lain. Bila berada dalam posisi mereka, kira-kira apa yang akan kamu rasakan?

b. Menyadari bahwa setiap orang berbeda. Jadi, kamu tidak akan terjebak dalam stereotip.

c. Jika terlanjur memiliki stereotip, ubahlah sedikit demi sedikit. Atau, cobalah merespons orang lain dengan cara yang lebih baik. 


Sumber : https://www.dw.com/id/olvah-alhamid-dari-papua-barat-bicara-tentang-diskriminasi-dan-rasisme/a-59181747



https://kerkompkn.blogspot.com/2022/01/tugas-tik.html


download

Komentar